|
|
|
| NEWS
 |
Gaya Hidup untuk Pencegahan Kanker
Bagaimana gaya hidup yang baiik untuk pencegahan penyakit kanker? Awal Desember 2007 ini dalam konferensi tahunan internasional ke-6 The American Association for Cancer Reseasrch, disampaikan beberapa hal mengenai gaya hidup (diet, aktivitas fisik, merokok, dan lainnya) yang dapat berpengaruh terhadap risiko terkena atau tidaknya seseorang dari kanker.
|
| More |
|
 |
Fitness, bukan fatness, memprediksi umur panjang
Dalam pencarian umur panjang, sebuah studi menjelaskan bahwa kebugaran adalah kuncinya, bahkan walaupun Anda berlemak. Orang dewasa gemuk dan obesitas yang secara fisik bugar, hidup lebih lama dibandingkan sebayanya yang lebih kurus yang secara fisik tidak bugar.
|
| More |
|
 |
Merokok Tingkatkan Resiko Diabetes
Ini lah alasan lain untuk membuang rokok jauh-jauh; Merokok, yang sudah diketahui mengakibatkan kanker paru-paru, serangan jantung dan stroke, juga meningkatkan resiko bagi jenis diabates paling umum, kata beberapa peneliti Selasa.
|
| More |
|
 |
Diabetes pada Anak Gejalanya Mirip Diare
Penyakit diabetes melitus (DM) atau akrab disebut kencing manis-- khususnya tipe 2 yang bukan faktor keturunan-- kini tak hanya menyerang orang dewasa, tetapi juga anak-anak dan remaja. Ironisnya lagi, diabetes pada anak sulit dideteksi, sehingga tidak bisa dicegah sejak dini.
|
| More |
|
 |
Usia Muda Kena DM
DIABETES tidak bisa disembuhkan,tetapi bisa dikendalikan. Perubahan gaya hidup dan pola makan menjadi kunci utama. Fakta membeberkan, setiap 10 detik satu orang meninggal karena komplikasi diabetes dan dalam waktu bersamaan ditemukan dua penyandang diabetes baru.
|
| More |
|
 |
Aspartam terbukti aman dikonsumsi
Belum lama ini issue aspartam menimbulkan kegelisahan tersendiri di kalangan masyarakat karena dikhawatirkan dapat menimbulkan kanker, kerusakan neurologis dan masalah kesehatan lainnya.
|
| More |
|
 |
Jalan Kaki, Cegah Diabetes
Jalan kaki? Ogah ah. Berdebu, panas, polusi pula. Mungkin ini adalah jawaban sebagian besar warga Jakarta jika ditanya bersediakah mereka jalan kaki menuju tempat lain. Padahal, jalan kaki termasuk olahraga yang murah tapi menyehatkan.
|
| More |
|
 |
Lemak terkumpul di jantung sebelum timbul diabetes
Menurut sebuah studi baru, lemak mulai terkumpul di jantung orang pra-diabetes sebelum gejala diabetes atau penyakit jantung muncul. Para peneliti dari Universitas Texas Southwestern Medical Center menemukan pengumpulan lemak menggunakan teknik pencitraan sederhana yang dapat menjadi alat penapisan baru untuk orang-orang yang berisiko terkena diabetes dan penyakit jantung.
|
| More |
|
 |
Stroke Mengintai Pengidap Diabetes
Tak hanya hipertensi (tekanan darah tinggi), penyakit diabetes mellitus (kencing manis) juga bisa menyebabkan stroke. Dibanding mereka yang tidak mengidap diabetes walau memiliki banyak faktor risiko, pengidap diabetes (diabetesi) memiliki risiko paling tinggi terhadap stroke.
|
| More |
|
 |
Kegemukan Tak Selalu Beresiko Diabetes
Kelebihan berat badan, kegemukan, atau obesitas, jelas tidak sehat karena meningkatkan risiko terkena berbagai penyakit, terutama diabetes. Namun penelitian terbaru menunjukkan orang gemuk belum tentu ditakdirkan menderita diabetes, hal itu tergantung pada bagian tubuh mana lemak disimpan.
|
| More |
|
|
|