|
Juice Kurangi Resiko 'Alzheimer'
1 September 2006, Jakarta
Mengkonsumsi juice dari buah dan sayuran secara teratur kemungkinan besar akan berdampak pada pengurangan resiko terjadinya penyakit Alzheimer. Riset yang dilakukan oleh tim peneliti pimpinan Dr Qi Dai dari `Vanderbilt University` atas 2000 orang selama 10 tahun menunjukan keampuhan konsumsi juice tersebut.
Dr Qi Dai dala penelitian 10 tahun ini menemukan bahwa resiko terkena penyakit Alzheimer akan berkurang sampai 76 persen jika mengkonsumsi juice buah dan sayuran tiga kali dalam sepekan bila dibandingkan dengan konsumsi juice sekali dalam sepekan.
Hasil penelitian tim pimpinan Dr Qi Dai ini dipublikasikan melalui `the American Journal of Medicine`.
Penyakit Alzheimer merupakan sebuah penyakit yang sangat erat kaitanya dengan akumulasi kekaurang protein `beta-amyloid` didalam otak.
Dimana proses ini disebut banyak disebabkan oleh kontrol kandungan `hydrogen peroxide` yang dikonsumsi.
Sejumlah penelitian lain menyebut bawha senyawa kimia seperti `polyphenols` yang banyak terkandung dalam sejumlah buah dan sayuran juga diperkirakan memiliki manfaat yang sama..
Dimana senyawa ini menjadi sebuah regulasi untuk mengontrol radikal bebas dalam darah.
Buah dan sauran secara tradisional merupakan bahan makanan yang kaya akan kandungan senyawa `polyphenols`.
'Kami menemukan bahwa frekuensi mengkknsumsi juice dari sayuran dan buah sangat erat kaitanya dengan resiko penurunan penyakit Alzheimer,' jelas Dr Qi Dai dalam paparanya.
"Penemuan ini merupakan sebuah hal baru dan kami menyarakan untuk banyak mengkonsumsi buah dan sayuran untuk menunda berkembangnya penyakit Alzheimer.'
Harriet Millward yang merupakan salah satu ilmuwan dari `the Alzheimer's Research Trust` menyambut baik penelitian ini dimana sejumlah penelitian sebelumnya juga menemukan hubungan ini.
Jika seseorang terkena penyakit Alzheimer maka aliran darah ke otak akan terhambat yang akan membuat fungsi syaraf menjadi lemah.
Source: www.jaknews.com
 |
 |
|