| Efek buruk
kopi terhadap ibu hamil
Jakarta, 14 November 2005
Kalbefarma - Sebuah penelitian yang diberi judul the Danish National
Birth Cohort, telah berhasil mencari tahu hubungan antara konsumsi
kopi selama kehamilan serta hubungannya dengan kematian janin yang
bisa secara aborsi spontan ataupun kematian janin.
Total ibu hamil yang ikut serta dalam penelitian ini adalah 88.482
wanita hamil, yang dikumpulkan selama bulan Maret 1996 hingga November
2002, yang secara berkesinambungan dilakukan wawancara mengenai
kebiasaan mengkonsumsi kopi dan faktor-faktor yang mempengaruhi
selama wanita tersebut hamil. Informasi tersebut dicatat dan diregister
dengan baik dalam catatan khusus National Hospital Discharge Register,
selain itu pada setiap rekam medik juga dilakukan pencatatan secara
baik.
Peneliti telah melakukan deteksi terhadap 1.102 kematian janin.
Tingginya kadar kopi yang dikonsumsi ternyata berhubungan dengan
risiko kematian janin tersebut. Angka yang berhasil dihitung adalah
dari setiap kopi yang dikonsumsi adalah : --3, 4--7, dan 8 cangkir
dalam 1 hari sekitar 1.03 (95% confidence interval (CI): 0.89, 1.19),
1.33 (95% CI: 1.08, 1.63), dan 1.59 (95% CI: 1.19, 2.13), secara
berturut-turut.
Kematian janin prioritas terjadi pada 20 minggu masa gestasi dan
seterusnya akan tetapi tidak ada hubungannya selama menjelang 20
minggu masa gestasi.
Konsumsi kopi selama kehamilan tidak memberikan manfaat bagi ibu
hamil, yang ada justru dapat memberikan risiko besar terhadap janin
yaitu terjadinya kematian terutama pada umur kehamilan 20 minggu
setelah masa gestasi.
Source: http://www.kalbefarma.com
|