<< Back to Index News

Flu Burung Telan Dua Korban

Jakarta, 14 November 2005

Jakarta (Bali Post) - Virus flu burung terus menelan korban jiwa. Diah Rahmaningrum (20) meninggal dunia di RS Sulianti Saroso Jakarta, Sabtu (12/11) sekitar pukul 21.00 WIB. Meninggalnya perempuan ini, merupakan yang kedua pada hari yang sama. Pagi harinya, Astuti Ramadhani (13) juga meninggal yang dicurigai akibat flu burung.

Menurut juru bicara RS Sulianti Saroso, Ilham Patu, kasus Diah menunjukkan indikasi penderita flu burung. Dari dua kali cek darah, lekositnya menurun dari 5.600 ke 3.300. Dua kali rontgen paru-paru pun menunjukkan gejala pneumonia (radang paru-paru) akut yang memburuk. ''Secara klinis, Diah meninggal akibat gagal napas karena pneumonia akut,'' katanya.

Dari hasil wawancara rumah sakit dengan pasien, Diah diketahui pernah melakukan kontak dengan ayam tetangganya di Purwokerto. Ayam tetangganya itu ada yang mati. Dua hari setelahnya, Selasa (8/11) malam, Diah dan keluarga kembali ke Jakarta. ''Rabu (9/11), dia demam tinggi dan batuk,'' kata Ilham.

Hari Kamis (10/11), Diah dibawa ke RS Mitra Kemayoran Jakarta Pusat. Ia dipindahkan ke ruang ICU rumah sakit itu ketika menunjukkan gejala sesak napas. Jumat (11/11) sore, Diah dirujuk ke RSPI Sulianti Saroso, dan langsung ditempatkan di ruang ICU. Pernapasannya disokong ventilator. Kepastian positif atau negatifnya Diah terinfeksi virus H5N1 penyebab flu burung, kata Ilham, baru bisa didapatkan awal pekan ini. ''Masih diproses di laboratorium,'' ujarnya.

Diah adalah pasien ke-12 yang meninggal di RSPI Sulianti Saroso, yang mendapat perawatan khusus flu burung. Sabtu (12/11) pagi, Astuti Ramadhani (13) juga meninggal akibat gagal napas karena pneumonia. ''Kasus meninggal yang dinyatakan positif flu burung ada dua orang,'' kata Ilham. Mereka adalah Slamet Wibowo dan Karwati.

Source: http://www.balipost.co.id