|
"Sudden Cardiac Death" pada atlet
Banyak atlet mengalami irama jantung yang tidak
teratur, atau disebut aritmia ventrikular, yang merupakan gangguan
fungsi dari ventrikel kanan jantung, dilaporkan oleh peneliti dari
Eropa.
Aritmia ventrikular merupakan kondisi dimana irama
jantung dan ritmenya tidak normal, sehingga menimbulkan "sudden
death" (kematian mendadak) atau gangguan kesehatan lainnya
yang terjadi pada atlet.
Beberapa waktu yang lalu para ahlipun telah mengamati
bahwa pada sebagian atlet menderita aritmia ventrikular (seperti
pelari dan pengendara sepeda), kondisi ini merupakan masalah yang
diakibatkan oleh ventrikel kanan jantung. Ventrikel merupakan bilik
dari jantung, yang tugasnya memompakan darahnya keseluruh tubuh.
Pada penelitian ini, ahli dari Belgia, University
of Leuven meneliti 22 atlet yang menderita aritmia ventrikel
dan dibandingkan dengan 15 atlet tanpa kondisi tersebut, dan kelompok
kontrol yang terdiri dari orang non atlet dan tidak menderita aritmia
ventrikel.
Para ahli menyimpulkan bahwa ventrikel kanan didefinisikan
sebagai sumber gangguan pada 82% kelompok atlet yang menderita aritmia
ventrikular.
Hipotesis tentang tingginya kegiatan exercise menjadi
penyebab timbulnya aritmia ventrikel didukung oleh beberapa peneliti
lainnya, tim peneliti yang dipimpin oleh Hein Heidbuchel, seorang
profesor kardiologi/elektrofisiologi menjelaskan.
Meski demikian, Heidbuchel menambahkan bahwa aritmia
ventrikular tidak selalu terjadi, sehingga para atlet tidak perlu
terlalu mencemaskannya.
Yang harus diwaspadai adalah mereka yang memiliki
riwayat keluarga dengan gangguan arrhythmogenic right ventricular
cardiomyopathy (ARVC), arrhytmia, kematian mendadak atau komplikasi
jantung lainnya, sebaiknya mereka melakukan pemeriksaan rutin ke
dokter, Heidbuchel mengatakan.
Source: www.kalbefarma.com
|