|
Diabetes dan Depresi Tingkatkan Resiko Kematian
Jakarta, 27 Feb 2007
Makan kedelai hitam secara teratur mungkin
mencegah kegemukan bahkan menurunkan risiko serangan diabetes. Meski
baru terbukti pada tikus, saran ini patut dipertimbangkan.
Dalam penelitian yang dimuat dalam Journal
of the Science of Food and Agriculture edisi Februari, tim
peneliti dari Korea Selatan mempelajari pengaruh diet kedelai hitam
terhadap 32 ekor tikus. Setiap hari, tikus-tikus tadi diberi makan
sebanyak-banyaknya dengan kandungan kedelai hitam yang bervariasi.
Setelah dua minggu, tikus yang memperoleh 10 persen
energinya dari kedelai hitam mengalami kenaikan berat badan yang
tidak terlalu banyak, hanya setengah dari kenaikan berat badan tikus
kontrol. Kadar kolesterol di darah juga 25 persen lebih rendah.
Demikian pula dengan kolesterol LDL yang merugikan, kadarnya 10
persen lebih rendah.
Menurut David Bender, wakil dekan di Royal
Free and University College Medical School, London, Inggris,
protein pada kedelai hitam mungkin menurunkan produksi asam lemak
dan kolesterol. Protein tersebut berperan saat lemak diuraikan di
dalam hati dan jaringan lemak. Temuan ini menjelaskan mengapa makanan
tradisional di sejumlah negara Asia memanfaatkan kedelai hitam untuk
melawan diabetes.
Masalah utama diabetes tipe 2, yang banyak menyerang
penduduk dunia, adalah rusaknya kerja insulin karena jaringan lemak
yang terbentuk terlalu berlebihan. Karena itu, dengan pembentukan
jaringan lemak yang lambat dan berat badan tidak naik terlalu cepat,
pengendalian glikemi atau pengaruh makanan terhadap kadar gula darah
juga makin baik.
Source: www.kompas.com
|